Apa Itu Komunikasi Antar Pribadi? Tujuan, Ciri-Ciri, Peranan, Sifat-Sifat

Komunikasi Antar Pribadi

Komunikasi antar pribadi adalah komunikasi yang berlangsung
dalam situasi tatap muka antara dua orang atau lebih, baik secara terorganisasi
maupun pada kerumunan orang. Kalau kita berbicara dengan teman kita berarti itu
adalah komunikasi antarpribadi.

Tahapan komunikasi

komunikasi transendental adalah komunikasi antara kita
dengan tuhan seperti kita sedang berdo’a, ini adalah komunikasi paling dasar.
komunikasi intrapribadi  komunikasi antara diri sendiri didalam hati atau pikiran kita, misalkan “hari
ini aku telat!”, “aku harus gimana ya?”.

Tujuan

  • Mengenal diri sendiri atau orang lain
    Komunikasi antarpribadi
    memberikan kita kesempatan untuk memperbincangkan diri kita sendiri, belajar
    bagaimana sejauh mana terbuka pada orang lain serta mengetahui nilai, sikap dan
    perilaku orang lain sehingga kita dapat menanggapi dan memprediksi tindakan
    orang lain. ( kalau kita tidak bisa komunikasi dengan baik , bagaimana kita
    menilai sikap orang, respon orang dll).
  • Mengetahui dunia luar
    Komunikasi antar pribadi memungkinkan kita untuk memahami
    lingkungan kita baik objek, kejadian dan orang lain. Nilai, Sikap keyakinan dan
    perilaku kita banyak dipengaruhi dari komunikasi antar pribadi.
  • Menciptakan dan
    memerihara hubungan menjadi bermakna

    Komunikasi AntarPribadi yang kita lakukan banyak bertujuan untuk
    menciptakan dan memelihara hubungan yang baik dengan orang lain. Hubungan
    tersebut membantu mengurangi kesepian dan ketegangan serta membuat kita lebih
    positif tentang diri kita sendiri.
  • Mengubah sikap dan perilaku
    Banyak waktu yang kita pergunakan untuk mengubah/
    mempersuasi (memperintah orang lain untuk mengerjakan sesuatu, dan orang itu akan mengerjakannya) orang lain melalui komunikasi antarpribadi.
  • Bermain dan mencari hiburan
    Menceritakan Kejadian lucu merupakan kegiatan untuk memperoleh hiburan. Hal
    ini bisa memberi suasana yang lepas dari keseriusan, ketegangan, kejenuhan dsb.
  • Membantu orang lain
    Sebetulnya  komunikasi antar pribadi juga bisa untuk membantu orang lain, dengan mendengarkan keluh kesahnya mereka dan untuk melihat solusi dari kita selaku pendengar dan kita selaku pendengar bisa langsung memberikan solusinya.

Ciri-ciri Komunikasi AntarPribadi yang Efektif

  • Keterbukaan (Openess)
    Jika kita bisa
    menceritakan urusan pribadi/teman kita kepada orang lain, dia selaku pendengar
    menjadi lebih percaya kepada kita dan sebaliknya, yang menjadikan saling
    percaya bahwa dia adalah pendengar yang baik dan bisa menjaga rahasia.
  • Empaty (Empathy)  
    Kita selaku orang yang ingin berbicara harusnya menjadikan dia
    selaku pendengar kita harus bisa menerima dan mendengarkan dia berbicara,
    jangan jadikan kita yang lebih dominan berbicara yang menjadikan lawan bicara
    kita boring karena hanya mendengarkan, yang di takutkan dia tidak mau
    mendengarkan pembicaraan kita lagi
  • Dukungan (Supportiveness)
    Bagaimana kita
    memberikan kata-kata verbal kepada orang lain, tanpa harus menjatuhkan orang
    lain.
  • Rasa Positif ( Positiveness)
    Kita selaku pembicara tidak pernah mengeluarkan kata-kata
    kasar,negative. Yang menjadikan pendengar kita menjadi aman ketika berbicara
    dengan kita.
  • Kesetaraan
    Kita akan merasa nyaman sebagai pembicara jika lawan bicara
    kita lebih tua dari kita, jabatannya lebih tinggi dari kita, karena mereka ketika
    berbicara sopan dan baik walaupun pangkat atau umur kita lebih rendah darinya.

Peranan Komunkasi AntarPribadi

Komunikasi antarpribadi membantu perkembangan intelektual
dan social kita
, jadi jika kita sering berkomunikasi dengan orang lain
menjadikan wawasan dan ilmu kita bertambah yang menjadikan lawan bicara kita
menjadi lebih senang saat bicara dengan kita
Identitas atau jati diri kita terbentuk dalam dan lewat
komunikasi dengan orang lain, ketika kita awal bertemu dan berbicara dengan
orang lain kita akan lihat identitas dari dirinya jika dia ramah dan enak di
ajak berbicara berarti orang itu friendly walaupun baru pertama kali bertemu.
Kesehatan mental kita sebagian besar juga ditentukan oleh
kualitas komunikasi atau hubungan kita dengan orang lain, terlebih orang-orang
yang merupakan tokoh-tokoh signifikan dalam hidup kita. Jika kita lebih sering
berbicara kasar, kotor dan makian kepada orang lain mungkin kesehatan mental
kita lagi tidak baik.

Sifat-Sifat dari komunikasi Antar Pribadi

  1. Komunikasi antar pribadi melibatkan didalamnya perilaku
    verbal dan non verbal, ketika kita berbicara (verbal) dengan orang maka selain
    berbicara otomatis tubuh kita (non verbal) ikut bergerak seperti saat orang
    lain menanyakan alamat dan kita menunjukan dengan tangan kita.
  2. Komunikasi antarpribadi melibatkan pernyataan atau ungkapan
    yang spontan, ketika kita berbicara dengan orang lain biasanya akan disertai
    dengan kebiasaan atau pernyataan dari dasar diri kita, seperti orang yang
    sering asbun (asal bunyi) saat berbicara, ataupun dengan orang latah.
  3. Komunikasi antarpribadi tidaklah statis melainkan dinamis,
    karena komunikasi antarpribadi tidaklah beraturan sebab dipengaruhi oleh sikap
    dan suasana dari seseorang.
  4. Komunikasi antarpribadi melibatkan umpan balik pribadi,
    hubungan interaksi dan koherensi, karena komunikasi antarpribadi bersifat tatap
    muka dengan lawan bicara kita, dan ketika kita berbicara maka lawan bicara kita
    akan otomatis menjawab tanpa harus menggunakan media lain terlebih dahulu.
  5. Komunikasi antarpribadi merupakan suatu kegiatan dan
    tindakan, jadi ketika kita akan mulai komunikasi pasti ada tindakan yaitu
    ajakan untuk melakukan komunikasi, dan ketika kita berkomunikasi itu adalah
    tindakannya, atau bisa juga ketika kita sedang berkomunikasi dan mendapatkan
    intisari dari komunikasi tersebut dan mulai melakukan tindakannya seperti kita
    ngobrol akan pergi ke suatu mall, lalu berangkat ke mall tersebut.

Kesimpulan

Komunikasi antarpribadi dapat didefinisikan sebagai proses
hubungan yang tercipta, tumbuh dan berkembang antara komunikator ( pembicara)
dengan Komunikan ( pendengar) dengan gayanya sendiri menyampaikan pesan kepada
komunikan, sedangkan komunikan dengan gayannya sendiri menerima pesan dari
sumber (komunikator). Dengan gaya, kedinamisan, kesadaran dan hubungan yang
akrab dari masing-masing pihak maka komunikasi it uterus tumbuh dan berkembang
hingga dicapai persepsi dan tujuan bersama. Dalam hal ini komunikasi
antarpribadi lebi menekankan hubungan antarpribadi sehingga komunikasi antar
pribadi yang terjadi menjadi lebih efektif.
persuasi itu mempengaruhi orang untuk mengikuti perintah
kita/ membujuk. orang yang suka memerintah dan ada yang mematuhinya.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *