Daftar Isi
Surabi adalah kue tradisional khas Bandung yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Walau awalnya hanya ada versi tradisional, sekarang surabi berkembang dengan banyak varian modern. Berikut panduan lengkap surabi Bandung dari tradisional sampai kekinian.
Surabi Tradisional
1. Surabi Enhaii Setiabudi
Surabi tradisional dengan tungku tanah liat. Topping klasik seperti oncom dan kinca (gula merah cair). Aroma smoky-nya khas. Buka dari sore sampai malam.
2. Surabi Cihapit
Walau ukurannya kecil, rasanya juara. Tekstur padat dengan pinggir yang sedikit gosong. Lokasi di sekitar Pasar Cihapit.
3. Surabi Imut Cikutra
Nama “imut” karena ukurannya kecil. Tapi rasanya gak kalah dengan yang besar. Lokasi di Jalan Cikutra.
4. Surabi Abah Salam
Surabi tradisional dengan resep turun-temurun. Lokasi agak masuk ke perkampungan di daerah Padasuka.
Surabi Kekinian
5. Surabi Cihampelas
Pelopor surabi modern di Bandung. Topping beragam dari coklat, keju, durian, sampai mayo. Cabang banyak di Bandung.
6. Surabi Mama Mia
Surabi modern dengan inovasi topping unik seperti ice cream, oreo, dan matcha. Lokasi di Jalan Setiabudi.
7. Surabi Setiabudi 188
Konsep modern dengan banyak varian. Pilihan dari yang manis sampai yang asin (sosis, kornet, ayam).
8. Surabi Hijau
Surabi dengan adonan dari daun suji, jadi warnanya hijau natural. Inovasi yang unik dan instagrammable.
Perbedaan Surabi Tradisional dan Modern
Surabi tradisional dipanggang pakai tungku tanah liat dengan kayu bakar, jadi ada aroma smoky khas. Toppingnya simpel: oncom (asin) atau kinca (manis).
Surabi modern dipanggang pakai kompor gas, dengan topping yang lebih beragam dan modern. Teksturnya cenderung lebih lembut karena resep adonannya dimodifikasi.
Tips Menikmati Surabi
Surabi paling enak dimakan hangat-hangat, jadi makan langsung di tempat. Kalau bawa pulang, akan kurang nikmat karena dingin dan teksturnya mengeras.
Harga Surabi
Surabi tradisional biasanya 5-15 ribu per buah. Surabi modern dengan topping kekinian bisa 10-30 ribu per buah, tergantung topping.
